2. Frekwensi 756 khz adalah frekwensi yg ditentukan oleh ISR (izin Siaran Radio ) dan IPP yang dikeluarkan oleh pemerintah,
Gambar diatas merupakan gambar bagian bawah web suara-muslim.com ,
lihat link yang ada di tulisan tersebut, salah satunya merupakan web
penyebar kesyirikan dan kebidahan, sarkub ,
Mungkin kalau modalnya gotak gatik gatuk,
maka kandang ayam seperti ini pun tidak lepas dari konspirasi yahudi
juga,. silahkan lihat,..
PENYAMARAN WEBSITE SUARA MUSLIM TERBONGKAR
Banyak orang yang mengikuti website – website Islam, mereka belajar
dan mengambil faidah dari nya, baik berupa berita maupun yang lain nya.
Sayang nya, tinggi nya semanga dan kurang nya ilmu yang dimiliki,
membuat seseorang menyerap seluruh apa yang dia baca tanpa penyaringan.
Mereka menyebarkan berita dari satu website ke website lain nya, tanpa bertanya kepada pihak yang terkait lain nya.
Satu lagi, website penebar fitnah. Suara Muslim. Dengan postingan nya
http://www.suara-muslim.com/2013/06/skandal-illuminati-radio-rodja.html
ini telah membuka siapa mereka sebenarnya.
Sangat banyak sekali fitnah yang disebarkan melalui website ini. Mulai dari fitnah terhadap para Ulama Besar di Arab Saudi, sampai tentang Radio Rodja.
Ilmu mereka tidak ada, hanya ilmu COK GALI COK, DIGALI – GALI COCOK. Hanya sebatas mencocokan ini dengan itu, diatas dasar prasangka buruk terhadap saudara nya sesama Muslim.
Pihak Rodja al-Akh
Dian Abu Abdurahman Fawwaz hafizhahullah mengatakan :
klarifikasi dari situs tsb:
1. logo rodja di gotak-gatik agar gatuk dengan logo mata satu,padahal
hakikatnya logo di bulatan tersebut hanya kombinasi antara huruf “r’ dan
huruf “ro” bahasa arab
2. frekwensi 756 khz adalah frekwensi yg ditentukan oleh ISR (izin
Siaran Radio ) dan IPP yang dikeluarkan oleh pemerintah,tdk ada
keinginan dari radio rodja secara khusus menduduki freekwensi 756 khz
agar cocok dgn kode-kode tertentu, sebagaimana yg diotak-atik dlm situs
tersebut,sebelum mendapat frekwensi 756 khz Radio Rodja AM dalam proses
pendiriannya pernah memakai frekwensi lain.
—oOo—
Radio Rodja Dalam Pandangan Para Ulama
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarkatuh.
Alhamdulillah, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, sahabat
beliau dan orang yang mengikuti beliau dengan baik sampai akhir zaman.
Amma ba’du :
Radio Rodja adalah Radio Dakwah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Radio ini di
isi oleh Ustadz – Ustadz yang berkompeten di bidang nya, dari lulusan
Universitas Islam Madinah, lulusan LIPIA dan lain nya.
Radio ini telah memberikan manfaat yang luas terkhusus kaum muslimin
yang sulit menjangkau majelis ilmu, mereka bisa belajar melalui radio
ini. Dibalik keberhasilan ini, ada beberapa kelompok yang hasad terhadap
Radio ini. Mereka hanyalah para pencela, yang berpakaian seolah-olah
seperti Ulama, padahal akhlak mereka jauh dari akhlak Ulama.
Mereka dengan mudah menyebarkan fitnah, tuduhan dan cacian terhadap
radio rodja. Sehingga banyak masyarakat umum bingung, dengan keadaan
radio ini, akibat fitnah dan tuduhan keji yang mereka lontarkan. Semoga
Allah memberi hidayah kepada mereka. Dan semoga Allah memperlihatkan
yang benar itu benar, dan yang salah itu salah.
Mudah-mudahan artikel yang singkat ini yang berjudul “Radio Rodja
Didalam Pandangan Ulama” yang kami tulis dari rekaman para Ulama yang
pernah mengisi kajian di Radio Rodja. Semoga artikel ini bermanfaat bagi
mereka, bagi kaum muslimin yang sedang bingung tentang keadaan radio
ini, dan bagi penulis tentunya. Semoga menjadi amal kebaikan bagi kami.
Aamiin.
Berikut perkataan para Ulama –semoga Allah menjaga mereka- :
Syaikh DR.Sulaiman bin Saliimullah ar-Ruhaily hafizhullah (Dosen
Jurusan Ushul Fiqih Fak Syariah di Universitas Islam Madinah), didalam
sambutan nya beliau berkata :
“Segalapuji bagi Allah yang telah menghalalkan yang baik-baik dan yang
telah mengharamkan yang buruk-buruk. Dia pula yang melindungi kita dari
hawa nafsu dan syahwat. Tidak ada Sesembahan yang berhak disembah
kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang menghidupkan dan yang mematikan
dan kita juga bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa
sallam yang datang kepada kita dengan membawa keterangan, bahwa beliau
adalah seorang Rasul.
Kita mendapatkan bahwasanya sebagaimana Allah Subhanahu wa ta’ala
menyelamatkan kita dari segala macam hal-hal yang membinasakan kita dan
bahwasanya kita juga berusaha memohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala
dengan nama Allah dan sifat Nya, sebagaimana Allah Subhanahu wa ta’ala
telah memalingkan kita dari segala macam hal-hal yang membuat Allah
murka kepada kita. Maka kita pun berusaha untuk mencari hal-hal yang
membuat Allah ridha. Maka sebagaimana juga kita mendengarkan kepada
Radio ini, semoga Allah memberkahinya. Maka saya memohon, agar Allah
Subhanahu wa ta’ala memalingkan dari segala macam keburukan.”
Diakhir kajian Syaikh berkata :
“Dan penutupan dari saya adalah bahwa saya bersyukur kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala, memuji Allah Subhanahu wa ta’ala diatas nikmat yang
Allah berikan kepada kita ini. Demikian seperti hal nya Radio ini, yang
begitu berusaha bersungguh-sungguh untuk menyebarkan kepada manusia
kebaikan, bersungguh-sungguh untuk mengajak manusia kepada sunnah dan
merealisasikan tauhid. Maka Aku mohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala,
agar Allah senantiasa membantu kita semua nya untuk selalu senantiasa
meniti jalan yang Allah selalu bentangkan ini.”
[Rekaman Kajian Bahaya Fitnah Syahwat, Syaikh DR.Sulaiman bin Saliimullah ar-Ruhaily]
Syaikh Prof. DR.Muhammad bin Abdurrahman Al-Khumais hafizhullah (Guru
Besar Aqidah pada Program Pasca Sarjana Universitas Islam Muhammad bin
Su’ud di Riyadh-Saudi Arabia) diawal kajian beliau berkata :
“Amma ba’du : sesungguhnya ini adalah saat-saat yang diberkahi. Dimana
aku bisa mengunjungi radio ini. Dan yang membuat aku bahagia juga, bahwa
aku bisa mengunjungi negeri ini. Yang merupakan negeri islam yang
paling besar. Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, agar Allah
Subhanahu wa ta’ala memberikan tambahan kepada penduduk negeri ini
dengan kebaikan, keberkahan dan tambahan pengetahuan tentang ke islaman.
[Rekaman Kajian Syirik Pembatal Keislaman (Pembatal – Pembatal Keislaman
Menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah), Syaikh Muhammad al-Khumais]
—oOo—
Syaikh DR.Sholeh Sa’ad as-Suhaimi hafizhullah (Dosen Fakultas
Ushuluddin pada Program Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah – Saudi
Arabia dan Pengajar di Masjid Nabawi Madinah) diakhir kajian beliau
berkata :
“Jazakallahu khairan, semoga Allah memberikan manfaat dengan radio ini kepada kaum muslimin dan kepada islam itu sendiri.”
[Rekaman Kajian Tujuh Golongan yang Mendapat Naungan, Syaikh DR.Sholeh Sa’ad as-Suhaimi]
—oOo—
Syaikh Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr (Guru
Besar Aqidah di Universitas Islam Madinah dan Pengajar tetap di Masjid
Nabawi) diawal kajian Syaikh berkata :
“Untuk mengamalkan hadits Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam : “Tidaklah
seseorang itu bersyukur kepada Allah kalau tidak bersyukur (berterima
kasih) kepada manusia”
Terima kasih kepada al-akhi Fawwaz dan kawan – kawan yang telah
memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa mengisi kajian di radio
rodja. Semoga Allah memberkahi mereka dan memberkahi orang-orang yang
memudahkan acara ini.” [Rekaman Kajian Syarah Hadits Niat, Syaikh
Prof.DR.Abdur Razzaq al-Badr]
Syaikh Abdurrazaq juga berkata didalam kajian Sebab-Sebab Datangnya
Kebahagiaan di Masjid Istiqlal, beliau berkata didalam sambutan nya :
“Kaum muslimin sekalian, ini merupakan waktu yang penuh barakah. Kita
berkumpul pada saat ini di masjid istiqlal, yang insya Allah, Allah
berikan untuk masjid ini. Dan semoga Allah Subhanahu wa ta’ala
memberikan pahala dan ganjaran kepada pengurus masjid ini yang telah
memberikan kesempatan bagi kita untuk berkumpul dalam rangka menuntut
ilmu berkerjasama dengan radio rodja. Oleh karena itu semoga Allah
Subhanahu wa ta’ala, memberkahi kru radio rodja dan pengurus masjid ini
dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi taufik kepada kita semua.”
Pujian dan ucapan Syaikh Abdurrazzaq tentang radio rodja sangat
banyak sekali. Silahkan dengar sendiri di rekam-rekaman kajian beliau,
insya Allah akan ditemukan, pujian dan sanjungan Syaikh terhadap Radio
Rodja, dan bahkan beliau rutin mengisi kajian di Radio Rodja, ini
menunjukkan Radio ini berjalan diatas manhaj ahlus sunnah wal jama’ah,
bukan seperti yang para pencela itu tuduhkan terhadap radio ini. Semoga
Allah memberi hidayah kepada para pencela, dan menjaga kita dari
perkataan mereka yang rusak dan tuduhan mereka yang kotor. Semoga Allah
memperbaiki mereka dan memperbaiki orang seperti mereka.
Terakhir, semoga Allah merahmati mu, maka berhati-hatilah wahai saudara ku.
Semoga Allah menjaga kita semua dari fitnah dan tuduhan yang keji. Aamiin.
Jambi, 11-10-2011
Prima Ibnu Firdaus Roni al-Mirluny (Abu Abdillah)